Kamis, 20 Februari 2014
Rabu, 19 Februari 2014
praktik KDPK
LANGKAH AWAL MENGGAPAI KESUKSESAN
![]() |
| Add caption |
Sukses adalah impian ataupun cita-cita semua orang. Begitu juga dengan
aku. Aku ingin sukses seperti halnya orang-orang yang sukses. Aku ingin sukses
seperti pak SBY, aku ingin sukses seperti dr.Antin Yohana,Mkes . Dengan
melaksanakan praktek lahan aku berharap itu adalah awal dari sebuah kesuksesan.
Tepat pada tanggal 21 mei 2012 semua mahasiswa tingkat 1 AKBID PEMKAB KUDUS
angkatan yang ke XIV tak ketinggalan dengan aku diterjunkan langsung kelahan
untuk melaksanakan praktek KDPK. Dengan pengetahuan yang masih minim karena
baru semester II, perasaan takut, tidak siap pun akhirnya menghinggap di benak
kami
Akupun merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan teman-teman.
Bayangan tentang RS pun selalu hadir dalam fikiran. Bahkan tidurkupun terjaga
karena bermimpi tentang praktek. Dan akhirnya siap atau tidak siap kami harus
menghadapi tantangan itu.
![]() |
Tempat yang akan dibuat praktek ada 9, diantaranya RSUD Kudus, RSI Sunan Kudus, RSUD kartini Jepara, RSUD Kelet Jepara, RSUD sunan kalijogo Demak, RSI NU Demak, RSUD Dr.Sutrasno Rembang, RSI rembang, RSUD Tugu Semarang, RSUD Kodya Semarang.
Aku bersama 8 lainnya mendapat tempat di RSI SUNAN KUDUS.
Rumah sakit ini dipimpin oleh direktur dr. H. farid noor, M.kes, wakil direktur
umum dr. Hj.Utari M.kes, dan wakil direktur pelayanan, dr. HJ. Antin Yohana,
M.kes. Pada hari senin tanggal 21 mei 2012 jam 08.30 kami bersama-sama dengan
menggunakan armada Akbid menuju ke RSI SUNAN KUDUS dengan di antar pembimbing
Ibu Dian Rini H, S.siT. Perjalanan dari akbid sampai RSI SUNAN KUDUS kira-kira
30 menit.
Sesampainya di RS, kami langsung menuju ke kantor keperawatan
untuk diserahkan kepada pihak RS yang diwakili oleh Ibu Ida Yustiani,S.kep yang
berprofesi sebagai koordinator diklat RSI sunan kudus. Sekitar jam 09.00 kami
melakukan pre test dengan soal yang sudah disediakan oleh pihak RS. Setelah pre
test selesai kami diberi bimbingan terlebih dahulu. Disini kami dibagi menjadi
2 kelompok. Kelompok pertama di tempatkan di ruang ABU BAKAR AS-SHIDIQ,
sedangkan kelompok 2 ditempatkan di ruang ALI IBNU ABI THOLIB. Setelah 2 minggu
berjalan kami akan bergantian tempat yang dari ruang Abu pindah ke ruang Ali,
yang dari ruang Ali pindah ke ruang Abu.
Pertama kali aku mendapat ruang ALI IBNU ABI THOLIB. Sebelum
kami melakukan praktek di ruang Ali terlebih dulu kami berorientasi dengan
bimbingan Ibu Susilowati yang berprofesi sebagai CI di ruang Ali. Hari pertama
praktek rasanya pengen pulang terus. Tak henti-hentinya aku pandangi jam. Dalam hati aku berkata “ kenapa
jarum jam ini tidak berputar cepat ? ”. aku mengira hanya aku saja yang
mengalami perasaan seperti ini,tapi ternyata semua temen-temen juga merasakan
hal yang sama. Akupun tidak tahu apa yang harus aku lakukan disitu. Perasaan
takut, sungkan, gelisah, bercampur jadi satu. Setelah sekian lama hanya berdiri
akhirnya ada perawat yang melakukan tindakan memberikan nutrisi melalui pipa
lambung (nasogatric tube) pada Tn.J. Akupun mengikuti perawat itu, aku ingin
melihat secara langsung bagaimana prakteknya? Karena selama ini aku hanya
mendapatkan teorinya saja. Itulah pasien pertamaku. Tn.J. Dengan diagnosis post
craniotomy. Praktek pertama membuat kesahatanku langsung down, mungkin itu
terjadi karena beban mental. Aku merasa kalau aku sudah tidak kuat lagi untuk
meneruskan praktek ini. Tapi aku ingat dengan tujuanku yaitu ingin sukses.
Akhirnya aku menelvon orang tua untuk memberikan dukungan. Akupun mendapat cerita
dari kakak-kakak yang tinggal satu kos denganku. Ternyata pengalaman praktek
pertama mereka lebih menegangkan, menyedihkan dari pada aku. Tapi mereka selalu
bersabar sebelum akhirnya menjadi orang sukses. Berorientasi dengan orang-orang
baru, dengan karakter yang berbeda-beda memang sulit. Berkat dukungan mereka
semua akhirnya aku bisa bertahan sampai akhir praktek KDPK. Satu hal yang belum
pernah aku temui di RS-RS lain adalah ketika para dokter visit untuk mengetahui
keadaan pasien mereka sering menggunakan sepeda mini dari ruang satu ke ruang
lainnya. Mungkin ini karena RS nya yang luas jadi agar lebih cepat mereka
menggunakan sepeda mini. Hemmm....lucu juga ya.
Emmm apalagi yaa.....ini aja deh ceritanya, pokoknya intinya
itu praktek pertamaku sangat menegangkan, tidak enak, pengen nangis terus,
pengen cepat-cepat selesai dan pulang. Tapi ini tidak berlangsung lama, ketika
menggu pertama terlewati akhirnya aku bisa berorientasi dengan lingkungan baru.
Yang terpenting adalah selalu berusaha menjadi yang terbaik dan
fighting !!!
ini
ceritaku mana ceritamu?????
kikikiki
kikikiki
Cut dalam microsoft word 2003, microsoft word 2007 dan microsoft office
Menggunakan
perintah Cut dalam microsoft word 2003
Ada sejumlah cara untuk memotong teks, dan
Anda akan belajar tiga teknik dalam bagian ini: menggunakan menu, menggunakan
menu klik kanan, dan menggunakan keyboard.
Dibawah ini contoh surat yang sebagian akan di potong.
Dibawah ini contoh surat yang sebagian akan di potong.
Dear Dear Ambulancewoman
Henderson,
Thank
you for your Thank you for your very sweet gifts of chocolates and a single red
rose. I do appreciate them, truly. However, as I informed you on a previous
occasion, I will not, I repeat, accept them. I am, as you know full well, a
married lady. I am, as you know full well, a married lady. And married a lady
does not accept such intimate gifts from a man who is not her husband. I do
hope that you you understand.
Yours
truly
Constable
Tucker
P.S. A
good time to collect them would be 8pm this evening, as Stan is working the
late shift.
Hal pertama yang harus dipotong adalah
penggunaan ganda "Dear" di baris pertama. Untuk memotong teks,
gunakan salah satu teknik berikut:
Teknik 1 - Pemotongan Buka Menu
Teknik 1 - Pemotongan Buka Menu
•
Sorot
teks yang ingin dipotong. Pada tulisan di bawah, kata "dear" disorot. Ini adalah kata yang ingin kita
potong :
![]() |
•
Dari menu bar, klik Edit => kemudian klik
Cut
![]() |
•
![]() |
Teks yang Anda sorot telah hilang.
![]() |
Teknik 2 - Pemotongan Klik Kanan
* Sorot teks yang ingin anda cut:
Sorot teks yang kedua
* Klik pada teks yang disorot dengan tombol mouse sebelah kanan untuk mendapatkan menu pop up
•
Klik
pada teks dengan tombol kanan mouse
•
Pilih
"delete repeated word", dengan mengklik tombol kiri mouse
Teknik 3 - Pemotongan Keyboard
1. Sorot kata atau kata-kata yang ingin anda cut
2. Tahan tombol Ctrl pada keyboard Anda
3. Terus tombol Ctrl ditekan
4. Tekan huruf "X" pada keyboard Anda
5. Teks Anda disorot dipotong dari dokumen Anda
Dan itu semua yang ada untuk memotong teks. Pemotongan Keyboard sering cara tercepat, karena itu berarti jari-jari Anda tidak perlu meninggalkan kunci ketika Anda mengetik.
1. Sorot kata atau kata-kata yang ingin anda cut
2. Tahan tombol Ctrl pada keyboard Anda
3. Terus tombol Ctrl ditekan
4. Tekan huruf "X" pada keyboard Anda
5. Teks Anda disorot dipotong dari dokumen Anda
Dan itu semua yang ada untuk memotong teks. Pemotongan Keyboard sering cara tercepat, karena itu berarti jari-jari Anda tidak perlu meninggalkan kunci ketika Anda mengetik.
Menggunakan
perintah Cut dalam microsoft word 2007
kali ini saya akan membahas tentang cara memanfaatkan
fasilitas Cut di MS Word 2007. Sebelum Anda membaca tutorial ini, Anda
sebaiknya mengetahui fungsi dari Cut, ya.. Seperti yang Anda tahu, Anda dapat
memindahkan data/informasi dari satu dokumen ke dokumen lain, dari satu bagian
ke bagian dokumen lain.
Ikuti langkah-langkah berikut ini
untuk menggunakan fasilitas cut dan paste :
· Blok data yang ingin Anda cut,
contoh : nomor1
· Pada menubar Home, pilih tab
Clipboard, kemudian Klik Cut (nomor2)
· Atau setelah Anda blok data yang
ingin Anda copy, tekan Ctrl+X pada keyboard (nomor3)
· Taruh kursor pada bagian dari
dokumen yang ingin Anda paste, contoh : nomor4
· Tekan Ctrl+V atau klik paste pada
tab Clipboard (nomor5)
· Lihat hasilnya (nomor6)
Langkah-langkah memindahkan data
(cut)dengan gambar :

Langkah-langkah menempelkan data
(paste)dengan gambar :
![]() |
Demikianlah cara menggunakan fasilitas
Cut di MS Word 2007.
Menggunakan
perintah Cut dalam microsoft office
Cut adalah alat yang
digunakan untuk mengontrol teks. Bila anda memotong teks, maka secara otomatis
disimpan ke clipboard. Petunjuk berikut akan menunjukkan cara untuk memotong menggunakan tab Home dan
Clipboard.
Teks harus dipilih sebelum Anda dapat memotong, menyalin, atau paste. Untuk informasi tentang cara untuk memilih teks, lihat Mengedit Dokumen. Teks dipotong atau disalin secara otomatis disimpan ke Clipboard (tempat penyimpanan khusus).
CATATAN:
Memotong teks akan menghapusnya dari dokumen dan menempatkannya pada Clipboard.
Menyalin teks akan memungkinkan untuk tetap di dalam dokumen tidak berubah sementara salinan duplikat ditempatkan pada Clipboard.
PETUNJUK:
Teks dapat disisipkan dalam dokumen yang sama atau ke dalam dokumen yang berbeda.
Anda dapat memotong, menyalin, atau sisipkan sesedikit satu karakter dari teks atau sebanyak seluruh dokumen.
Teks harus dipilih sebelum Anda dapat memotong, menyalin, atau paste. Untuk informasi tentang cara untuk memilih teks, lihat Mengedit Dokumen. Teks dipotong atau disalin secara otomatis disimpan ke Clipboard (tempat penyimpanan khusus).
CATATAN:
Memotong teks akan menghapusnya dari dokumen dan menempatkannya pada Clipboard.
Menyalin teks akan memungkinkan untuk tetap di dalam dokumen tidak berubah sementara salinan duplikat ditempatkan pada Clipboard.
PETUNJUK:
Teks dapat disisipkan dalam dokumen yang sama atau ke dalam dokumen yang berbeda.
Anda dapat memotong, menyalin, atau sisipkan sesedikit satu karakter dari teks atau sebanyak seluruh dokumen.
Cara untuk cut :
1.
Pilih
teks yang akan dipindahkan
2.
Pada
tab Home, dari grup Clipboard, klik tombol cut
atau Tekan [Ctrl] + [X], Teks akan dihapus dari dokumen Anda dan ditempatkan pada Clipboard.
3.
Tempatkan
titik penyisipan di mana Anda ingin memindahkan teks
4.
Pada tab Home, dari grup Clipboard, klik
tombol paste
![]() |
atau tekan [Ctrl] + [V], atau dari task pane Clipboard, klik item yang ingin Anda sisipkan.
Teks yang diinginkan disisipkan ke lokasi yang dipilih.
Pada task pane Clipboard, klik tombol
CLEAR ALLClear Semua
PERINGATAN: Semua item pada Clipboard akan terhapu
PERINGATAN: Semua item pada Clipboard akan terhapu
DAFTAR PUSTAKA
•
microsoft
coorporation. 2001, microsoft word 2003, washington, microsoft coorporation
•
prespection
Inc, 2001, microsoft office XP step -By-step, Washington, Microsoft Press.
•
microsoft
coorporation. 2001, microsoft word 2007, washington, microsoft coorporation
Kamis, 02 Januari 2014
SATUAN
ACARA PENYULUHAN
TOPIK : Teknik
SADARI
HARI/ TANGGAL : Rabu, 20 november 2013
WAKTU : 1 x 30 menit
JAM : 11.00 WIB
PENYAJI : mahasiswa akbid pemkab kudus
TEMPAT : Rumah Ny. X di desa XXX
A.
TUJUAN
I.
TUJUAN
INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Setelah selesai
mengikuti penyuluhan tentang teknik sadari ( pemeriksaan payudara sendiri )
selama 1 x 30 menit keluarga mampu memahami dan dapat melakukan teknik sadari
secara mandiri
II.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS ( TIU )
Setelah selesai mengikuti penyuluhan,
keluarga mampu :
1. Mengetahui
pengertian teknik SADARI
2. Dapat
melakukan demonstrasi teknik SADARI
B.
SASARAN
Keluarga
Ny. XXX
C.
GARIS – GARIS BESAR MATERI
A. Pendahuluan
B. Teknik
sadari
1. Pengertian
SADARI
2. Cara
melakukan SADARI
III.
PELAKSANAAN KEGIATAN
|
NO.
|
WAKTU
|
KEGIATAN
|
KELUARGA
|
|
1.
|
5 menit
|
Pembukaan
a.
Salam pembukaan
b.
Perkenalan
c.
Apersepsi
d.
Mengkomunikasikan tujuan
|
-
Menjawab salam
-
Memperhatikan
-
Berpartisipasi aktif
-
Memperhatikan
|
|
2.
|
15 menit
|
Kegiatan inti
penyuluhan
a.
Menjelaskan dan menguraikan
materi tentang :
a) Pengertian
b.
Memberikan kesempatan kepada
keluarga untuk bertanya
c.
Menjawab pertanyaan keluarga yang
berkaitan dengan materi yang belum jelas
|
-
Memperhatikan dan mencatat
penjelasan penyuluhan dengan cermat
-
Menanyakan hal-hal yang belum
jelas
-
Memperhatikan jawaban dari
penyuluh
|
|
3.
|
10 menit
|
Penutup
a.
Menyimpulkan materi yang telah
disampaikan
b.
Melakukan evaluasi penyuluhan
dengan demonstrasi kegiatan
c.
Mengakhiri kegiatan penyuluhan
d.
Mengucapkan salam
|
-
Memperhatikan keterangan
kesimpulan dari materi penyuluhan yang telah disampaikan
-
Melakukan demonstrasi
-
Menjawab salam
-
Menjawab salam
|
IV.
METODE
a. Ceramah
b. Tanya
jawab
c. Demonstrasi
V.
MEDIA DAN ALAT
a. Hand
out
b. Leaflet
c. Kaca
VI.
SUMBER
VII.
EVALUASI
a. Apa
tujuan dari teknik sadari ?
b. Keluarga
dipersilakan untuk melakukan demonstrasi perawatan sadari
VIII.
LAMPIRAN MATERI
Kudus,
20 November 2013
Mengetahui
Pembimbing
puskesmas praktikan
(……………………….) (…………..……..)
Lampiran materi :
SADARI
( pemeriksaan payudara sendiri )
A. Pengertian
SADARI adalah singkatan dari
Pemeriksaan Payudara Sendiri, artinya pemeriksaan ini dilakukan sendiri tanpa
orang lain. Setiap wanita sangat dianjurkan untuk melakukan SADARI untuk
deteksi dini penyakit pada payudara terutama Kanker Payudara. Waktu yang ideal untuk
melakukan SADARI adalah hari ke 7 sampai 10 dihitung dari hari pertama
menstruasi / haid.
Jika Anda
sedang hamil, atau tidak lagi memiliki menstruasi / haid, Anda dapat melakukan
SADARI ini setiap saat, tetapi waktunya dibuat sama setiap bulannya.
Jika Anda sedang menyusui, Anda juga harus melakukan SADARI setiap bulan pada waktu yang sama setiap bulannya. Lakukanlah SADARI setelah menyusui bayi, bukan sebelumnya.
Jika Anda sedang menyusui, Anda juga harus melakukan SADARI setiap bulan pada waktu yang sama setiap bulannya. Lakukanlah SADARI setelah menyusui bayi, bukan sebelumnya.
B. Cara
melakukan SADARI
1.
Lepas pakaian yang menutupi payudara dan berdirilah
di depan cermin dengan tangan rileks disamping badan. Jika Anda tidak dapat
berdiri nyaman, boleh juga sambil duduk. Lihatlah dengan seksama payudara Anda
apakah ada perubahan atau kelainan sekecil apapun. Beritahu penyedia layanan
kesehatan segera jika Anda melihat adanya perubahan atau sesuatu yang aneh.

2. Bandingkan
payudara Anda saat berbalik dari sisi ke sisi (kanan-kiri). Carilah setiap
perubahan pada payudara dalam segi ukuran, bentuk, tekstur kulit atau warna
termasuk kemerahan, benjolan, kerutan atau retraksi (penarikan kulit).
3. Perhatikan
perubahan pada puting susu, seperti penarikan ke satu sisi, atau perubahan arah
ke samping atau ke dalam.
4. Tempatkan
tangan Anda pada pinggang lalu kencangkan dada, kemudian berbalik dari sisi ke
sisi bandingkan kanan-kiri untuk mencatat setiap perubahan. 

5. Mengencangkan
otot dada dengan cara lain juga dapat membantu Anda untuk melihat perubahan.
Dengan cara mencoba berbagai posisi, seperti menempatkan tangan di atas kepala
dan mengubah dari sisi ke sisi seperti yang Anda lihat.
6. Tempatkan
tangan di pinggang dan merunduk didepan cermin, biarkan payudara menggantung.
Lalu perhatikan setiap perubahan bentuk. 

7. Perhatikan
apakah ada cairan yang keluar dari puting susu dan bisa juga dilihat pada bra
atau pakaian, tetapi janganlah memencet puting atau mencoba mengeluarkan cairan
tersebut. Beritahu penyedia layanan kesehatan jika Anda melihat adanya cairan
yang keluar.
8. Meraba
daerah atas dan bawah tulang selangka (clavicula) apakah ada benjolan atau
penebalan. Gunakanlah lotion kulit untuk mempermudah prosedur ini.

9. Periksalah
apakah ada benjolan atau penebalan di bawah lengan di sekitar ketiak kearah
bawah dan depan (payudara) secara merata kanan dan kiri. Perhatikan setiap
perubahan dari permeriksaan (SADARI) sebelumnya.
Untuk
langkah selanjutnya, dilakukan dengan berbaring.
Untuk
langkah selanjutnya, dilakukan dengan berbaring.
10. Tempatkan
bantal atau lipatan handuk di bawah bahu kiri untuk membantu jaringan payudara
merata di dinding dada. Tekuk lengan kiri di belakang kepala dan jangkaulah
payudara kiri dengan tangan kanan. Anda dapat menggunakan lotion agar
mempermudah prosedur ini. 

11. Mulailah
pemeriksaan dari ketiak dengan cara menggerakkan tiga jari bersama-sama menekan
ringan, sedang dan kuat. Gerakkan jari-jari tangan dengan tekanan ringan secara
melingkar searah jarum jam di sekeliling payudara, mulai dari tepi luar
payudara lalu bergerak ke arah tengah sampai ke puting susu sehingga terbentuk
pola seperti obat nyamuk bakar. Tekan secara perlahan, rasakan setiap benjolan,
pengerasan atau massa di bawah kulit.



13. Konsultasikan
dengan dokter jika Anda menemukan:
·
Bejolan, pengerasan atau penebalan
·
Bengkak, kemerahan dan teraba hangat
·
Perubahan ukuran atau bentuk
·
Kerutan pada kulit (seperti kulit jeruk)
·
Gatal, bersisik sakit atau ruam pada puting susu
·
Puting payudara seperti tertarik (retraksi)
·
Tiba-tiba keluar cairan dari puting payudara
·
Rasa sakit pada payudara yang tidak kunjung sembuh
Sekian, Cara
melakukan SADARI silahkan dipraktekkan secara rutin.
Langganan:
Postingan (Atom)






