Rabu, 19 Februari 2014

praktik KDPK

                 LANGKAH AWAL MENGGAPAI KESUKSESAN

Add caption
           Sukses adalah impian ataupun cita-cita semua orang. Begitu juga dengan aku. Aku ingin sukses seperti halnya orang-orang yang sukses. Aku ingin sukses seperti pak SBY, aku ingin sukses seperti dr.Antin Yohana,Mkes . Dengan melaksanakan praktek lahan aku berharap itu adalah awal dari sebuah kesuksesan. Tepat pada tanggal 21 mei 2012 semua mahasiswa tingkat 1 AKBID PEMKAB KUDUS angkatan yang ke XIV tak ketinggalan dengan aku diterjunkan langsung kelahan untuk melaksanakan praktek KDPK. Dengan pengetahuan yang masih minim karena baru semester II, perasaan takut, tidak siap pun akhirnya menghinggap di benak kami
Akupun merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan teman-teman. Bayangan tentang RS pun selalu hadir dalam fikiran. Bahkan tidurkupun terjaga karena bermimpi tentang praktek. Dan akhirnya siap atau tidak siap kami harus menghadapi tantangan itu.



Tempat yang akan dibuat praktek ada 9, diantaranya RSUD Kudus, RSI Sunan Kudus, RSUD kartini Jepara, RSUD Kelet Jepara, RSUD sunan kalijogo Demak, RSI NU Demak, RSUD Dr.Sutrasno Rembang, RSI rembang, RSUD Tugu Semarang, RSUD Kodya Semarang.


Aku bersama 8 lainnya mendapat tempat di RSI SUNAN KUDUS. Rumah sakit ini dipimpin oleh direktur dr. H. farid noor, M.kes, wakil direktur umum dr. Hj.Utari M.kes, dan wakil direktur pelayanan, dr. HJ. Antin Yohana, M.kes. Pada hari senin tanggal 21 mei 2012 jam 08.30 kami bersama-sama dengan menggunakan armada Akbid menuju ke RSI SUNAN KUDUS dengan di antar pembimbing Ibu Dian Rini H, S.siT. Perjalanan dari akbid sampai RSI SUNAN KUDUS kira-kira 30 menit.
Sesampainya di RS, kami langsung menuju ke kantor keperawatan untuk diserahkan kepada pihak RS yang diwakili oleh Ibu Ida Yustiani,S.kep yang berprofesi sebagai koordinator diklat RSI sunan kudus. Sekitar jam 09.00 kami melakukan pre test dengan soal yang sudah disediakan oleh pihak RS. Setelah pre test selesai kami diberi bimbingan terlebih dahulu. Disini kami dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama di tempatkan di ruang ABU BAKAR AS-SHIDIQ, sedangkan kelompok 2 ditempatkan di ruang ALI IBNU ABI THOLIB. Setelah 2 minggu berjalan kami akan bergantian tempat yang dari ruang Abu pindah ke ruang Ali, yang dari ruang Ali pindah ke ruang Abu.


Pertama kali aku mendapat ruang ALI IBNU ABI THOLIB. Sebelum kami melakukan praktek di ruang Ali terlebih dulu kami berorientasi dengan bimbingan Ibu Susilowati yang berprofesi sebagai CI di ruang Ali. Hari pertama praktek rasanya pengen pulang terus. Tak henti-hentinya aku  pandangi jam. Dalam hati aku berkata “ kenapa jarum jam ini tidak berputar cepat ? ”. aku mengira hanya aku saja yang mengalami perasaan seperti ini,tapi ternyata semua temen-temen juga merasakan hal yang sama. Akupun tidak tahu apa yang harus aku lakukan disitu. Perasaan takut, sungkan, gelisah, bercampur jadi satu. Setelah sekian lama hanya berdiri akhirnya ada perawat yang melakukan tindakan memberikan nutrisi melalui pipa lambung (nasogatric tube) pada Tn.J. Akupun mengikuti perawat itu, aku ingin melihat secara langsung bagaimana prakteknya? Karena selama ini aku hanya mendapatkan teorinya saja. Itulah pasien pertamaku. Tn.J. Dengan diagnosis post craniotomy. Praktek pertama membuat kesahatanku langsung down, mungkin itu terjadi karena beban mental. Aku merasa kalau aku sudah tidak kuat lagi untuk meneruskan praktek ini. Tapi aku ingat dengan tujuanku yaitu ingin sukses. Akhirnya aku menelvon orang tua untuk memberikan dukungan. Akupun mendapat cerita dari kakak-kakak yang tinggal satu kos denganku. Ternyata pengalaman praktek pertama mereka lebih menegangkan, menyedihkan dari pada aku. Tapi mereka selalu bersabar sebelum akhirnya menjadi orang sukses. Berorientasi dengan orang-orang baru, dengan karakter yang berbeda-beda memang sulit. Berkat dukungan mereka semua akhirnya aku bisa bertahan sampai akhir praktek KDPK. Satu hal yang belum pernah aku temui di RS-RS lain adalah ketika para dokter visit untuk mengetahui keadaan pasien mereka sering menggunakan sepeda mini dari ruang satu ke ruang lainnya. Mungkin ini karena RS nya yang luas jadi agar lebih cepat mereka menggunakan sepeda mini. Hemmm....lucu juga ya.
Emmm apalagi yaa.....ini aja deh ceritanya, pokoknya intinya itu praktek pertamaku sangat menegangkan, tidak enak, pengen nangis terus, pengen cepat-cepat selesai dan pulang. Tapi ini tidak berlangsung lama, ketika menggu pertama terlewati akhirnya aku bisa berorientasi dengan lingkungan baru. Yang terpenting adalah selalu berusaha menjadi yang terbaik dan
fighting !!!

ini ceritaku mana ceritamu?????
kikikiki






Cut dalam microsoft word 2003, microsoft word 2007 dan microsoft office



Menggunakan perintah  Cut dalam microsoft word  2003

Ada sejumlah cara untuk memotong teks, dan Anda akan belajar tiga teknik dalam bagian ini: menggunakan menu, menggunakan menu klik kanan, dan menggunakan keyboard.

Dibawah ini contoh surat yang sebagian akan di potong.

      Dear Dear Ambulancewoman Henderson,
Thank you for your Thank you for your very sweet gifts of chocolates and a single red rose. I do appreciate them, truly. However, as I informed you on a previous occasion, I will not, I repeat, accept them. I am, as you know full well, a married lady. I am, as you know full well, a married lady. And married a lady does not accept such intimate gifts from a man who is not her husband. I do hope that you you understand.
Yours truly
Constable Tucker
P.S. A good time to collect them would be 8pm this evening, as Stan is working the late shift.

Hal pertama yang harus dipotong adalah penggunaan ganda "Dear" di baris pertama. Untuk memotong teks, gunakan salah satu teknik berikut:

Teknik 1 - Pemotongan Buka Menu
   Sorot teks yang ingin dipotong. Pada tulisan di bawah, kata "dear"    disorot. Ini adalah kata yang ingin kita potong :



    Dari menu bar, klik Edit => kemudian klik Cut




  



Teks yang Anda sorot telah hilang.




Teknik 2 - Pemotongan Klik Kanan

 * Sorot teks yang ingin anda cut:

 Sorot teks yang kedua

 * Klik pada teks yang disorot dengan tombol mouse sebelah kanan untuk mendapatkan menu pop up


   Klik pada teks dengan tombol kanan mouse
   Pilih "delete repeated word", dengan mengklik tombol kiri mouse

Teknik 3 - Pemotongan Keyboard

 1. Sorot kata atau kata-kata yang ingin anda cut
 2. Tahan tombol Ctrl pada keyboard Anda
 3. Terus tombol Ctrl ditekan
 4. Tekan huruf "X" pada keyboard Anda
 5. Teks Anda disorot dipotong dari dokumen Anda

Dan itu semua yang ada untuk memotong teks. Pemotongan Keyboard sering cara tercepat, karena itu berarti jari-jari Anda tidak perlu meninggalkan kunci ketika Anda mengetik.


Menggunakan perintah  Cut dalam microsoft word 2007
kali ini saya akan membahas tentang cara memanfaatkan fasilitas Cut di MS Word 2007. Sebelum Anda membaca tutorial ini, Anda sebaiknya mengetahui fungsi dari Cut, ya.. Seperti yang Anda tahu, Anda dapat memindahkan data/informasi dari satu dokumen ke dokumen lain, dari satu bagian ke bagian dokumen lain.
Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menggunakan fasilitas cut dan paste :
· Blok data yang ingin Anda cut, contoh : nomor1
· Pada menubar Home, pilih tab Clipboard, kemudian Klik Cut (nomor2)
· Atau setelah Anda blok data yang ingin Anda copy, tekan Ctrl+X pada keyboard (nomor3)
· Taruh kursor pada bagian dari dokumen yang ingin Anda paste, contoh : nomor4
· Tekan Ctrl+V atau klik paste pada tab Clipboard (nomor5)
· Lihat hasilnya (nomor6)
Langkah-langkah memindahkan data (cut)dengan gambar :





Langkah-langkah menempelkan data (paste)dengan gambar :





Demikianlah cara menggunakan fasilitas Cut di MS Word 2007.
Menggunakan perintah  Cut dalam microsoft office

Cut  adalah alat yang digunakan untuk mengontrol teks. Bila anda memotong teks, maka secara otomatis disimpan ke clipboard. Petunjuk berikut akan menunjukkan cara untuk memotong menggunakan tab Home dan Clipboard.
Teks harus dipilih sebelum Anda dapat memotong, menyalin, atau paste. Untuk informasi tentang cara untuk memilih teks, lihat Mengedit Dokumen. Teks dipotong atau disalin secara otomatis disimpan ke Clipboard (tempat penyimpanan khusus).
CATATAN:
Memotong teks akan menghapusnya dari dokumen dan menempatkannya pada Clipboard.
Menyalin teks akan memungkinkan untuk tetap di dalam dokumen tidak berubah sementara salinan duplikat ditempatkan pada Clipboard.
PETUNJUK:
Teks dapat disisipkan dalam dokumen yang sama atau ke dalam dokumen yang berbeda.
Anda dapat memotong, menyalin, atau sisipkan sesedikit satu karakter dari teks atau sebanyak seluruh dokumen.

Cara untuk cut :
1.    Pilih teks yang akan dipindahkan
2.    Pada tab Home, dari grup Clipboard, klik tombol cut



atau Tekan [Ctrl] + [X], Teks akan dihapus dari dokumen Anda dan ditempatkan pada Clipboard.
3.    Tempatkan titik penyisipan di mana Anda ingin memindahkan teks
4.     Pada tab Home, dari grup Clipboard, klik tombol paste



atau tekan [Ctrl] + [V], atau dari task pane Clipboard, klik item yang ingin Anda sisipkan.
Teks yang diinginkan disisipkan ke lokasi yang dipilih.

Pada task pane Clipboard, klik tombol CLEAR ALLClear Semua
PERINGATAN: Semua item pada Clipboard akan terhapu

          Terimaksih, semoga bermanfaat!!!


DAFTAR PUSTAKA
         microsoft coorporation. 2001, microsoft word 2003, washington, microsoft coorporation
         prespection Inc, 2001, microsoft office XP step -By-step, Washington, Microsoft Press.
         microsoft coorporation. 2001, microsoft word 2007, washington, microsoft coorporation
         http://www.rudy-77.blogspot.com


Kamis, 02 Januari 2014



SATUAN ACARA PENYULUHAN

TOPIK                                    : Teknik SADARI
HARI/ TANGGAL    : Rabu, 20 november 2013
WAKTU                     : 1 x 30 menit
JAM                            : 11.00 WIB
PENYAJI                   : mahasiswa akbid pemkab kudus
TEMPAT                    : Rumah Ny. X di  desa XXX

A.    TUJUAN
                               I.            TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Setelah selesai mengikuti penyuluhan tentang teknik sadari ( pemeriksaan payudara sendiri ) selama 1 x 30 menit keluarga mampu memahami dan dapat melakukan teknik sadari secara mandiri

                            II.            TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (  TIU )
Setelah selesai mengikuti penyuluhan, keluarga mampu :
1.      Mengetahui pengertian teknik SADARI
2.      Dapat melakukan demonstrasi teknik SADARI

B.     SASARAN
Keluarga Ny. XXX

C.     GARIS – GARIS BESAR MATERI
A.    Pendahuluan
B.     Teknik sadari
1.      Pengertian SADARI
2.      Cara melakukan SADARI

                         III.            PELAKSANAAN KEGIATAN
NO.
WAKTU 
KEGIATAN
KELUARGA
1.       
5 menit
Pembukaan
a.       Salam pembukaan
b.      Perkenalan
c.       Apersepsi
d.      Mengkomunikasikan tujuan
-          Menjawab salam
-          Memperhatikan
-          Berpartisipasi aktif
-          Memperhatikan
2.       
15 menit
Kegiatan inti penyuluhan
a.       Menjelaskan dan menguraikan materi tentang :
a)      Pengertian
b.      Memberikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya
c.       Menjawab pertanyaan keluarga yang berkaitan dengan materi yang belum jelas
-          Memperhatikan dan mencatat penjelasan penyuluhan dengan cermat
-          Menanyakan hal-hal yang belum jelas
-          Memperhatikan jawaban dari penyuluh

3.       
10 menit
Penutup
a.       Menyimpulkan materi yang telah disampaikan
b.      Melakukan evaluasi penyuluhan dengan demonstrasi kegiatan
c.       Mengakhiri kegiatan penyuluhan
d.      Mengucapkan salam
-          Memperhatikan keterangan kesimpulan dari materi penyuluhan yang telah disampaikan
-          Melakukan demonstrasi
-          Menjawab salam
-          Menjawab salam


                         IV.            METODE
a.       Ceramah
b.      Tanya jawab
c.       Demonstrasi

                            V.            MEDIA DAN ALAT
a.       Hand out
b.      Leaflet
c.       Kaca

                         VI.            SUMBER

                      VII.            EVALUASI
a.       Apa tujuan dari teknik sadari ?
b.      Keluarga dipersilakan untuk melakukan demonstrasi perawatan sadari

                   VIII.            LAMPIRAN MATERI
Kudus, 20 November 2013
Mengetahui
Pembimbing puskesmas                                              praktikan

(……………………….)                                      (…………..……..)




Lampiran materi :

SADARI ( pemeriksaan payudara sendiri )

A.    Pengertian
SADARI adalah singkatan dari Pemeriksaan Payudara Sendiri, artinya pemeriksaan ini dilakukan sendiri tanpa orang lain. Setiap wanita sangat dianjurkan untuk melakukan SADARI untuk deteksi dini penyakit pada payudara terutama Kanker Payudara. Waktu yang ideal untuk melakukan SADARI adalah hari ke 7 sampai 10 dihitung dari hari pertama menstruasi / haid.
Jika Anda sedang hamil, atau tidak lagi memiliki menstruasi / haid, Anda dapat melakukan SADARI ini setiap saat, tetapi waktunya dibuat sama setiap bulannya.
Jika Anda sedang menyusui, Anda juga harus melakukan SADARI setiap bulan pada waktu yang sama setiap bulannya. Lakukanlah SADARI setelah menyusui bayi, bukan sebelumnya.

B.     Cara melakukan SADARI
1.      Lepas pakaian yang menutupi payudara dan berdirilah di depan cermin dengan tangan rileks disamping badan. Jika Anda tidak dapat berdiri nyaman, boleh juga sambil duduk. Lihatlah dengan seksama payudara Anda apakah ada perubahan atau kelainan sekecil apapun. Beritahu penyedia layanan kesehatan segera jika Anda melihat adanya perubahan atau sesuatu yang aneh.Description: PERIKSA PAYUDARA SENDIRI SADARI
2.      Bandingkan payudara Anda saat berbalik dari sisi ke sisi (kanan-kiri). Carilah setiap perubahan pada payudara dalam segi ukuran, bentuk, tekstur kulit atau warna termasuk kemerahan, benjolan, kerutan atau retraksi (penarikan kulit).
3.      Perhatikan perubahan pada puting susu, seperti penarikan ke satu sisi, atau perubahan arah ke samping atau ke dalam.
4.      Tempatkan tangan Anda pada pinggang lalu kencangkan dada, kemudian berbalik dari sisi ke sisi bandingkan kanan-kiri untuk mencatat setiap perubahan. Description: cara melakukan sadari
5.      Mengencangkan otot dada dengan cara lain juga dapat membantu Anda untuk melihat perubahan. Dengan cara mencoba berbagai posisi, seperti menempatkan tangan di atas kepala dan mengubah dari sisi ke sisi seperti yang Anda lihat.
6.      Tempatkan tangan di pinggang dan merunduk didepan cermin, biarkan payudara menggantung. Lalu perhatikan setiap perubahan bentuk. Description: cara melakukan sadari
7.      Perhatikan apakah ada cairan yang keluar dari puting susu dan bisa juga dilihat pada bra atau pakaian, tetapi janganlah memencet puting atau mencoba mengeluarkan cairan tersebut. Beritahu penyedia layanan kesehatan jika Anda melihat adanya cairan yang keluar.
8.      Meraba daerah atas dan bawah tulang selangka (clavicula) apakah ada benjolan atau penebalan. Gunakanlah lotion kulit untuk mempermudah prosedur ini.Description: cara melakukan sadari
9.      Periksalah apakah ada benjolan atau penebalan di bawah lengan di sekitar ketiak kearah bawah dan depan (payudara) secara merata kanan dan kiri. Perhatikan setiap perubahan dari permeriksaan (SADARI) sebelumnya. Description: cara melakukan sadariUntuk langkah selanjutnya, dilakukan dengan berbaring.
10.  Tempatkan bantal atau lipatan handuk di bawah bahu kiri untuk membantu jaringan payudara merata di dinding dada. Tekuk lengan kiri di belakang kepala dan jangkaulah payudara kiri dengan tangan kanan. Anda dapat menggunakan lotion agar mempermudah prosedur ini. Description: SADARI sambil berbaring
11.  Mulailah pemeriksaan dari ketiak dengan cara menggerakkan tiga jari bersama-sama menekan ringan, sedang dan kuat. Gerakkan jari-jari tangan dengan tekanan ringan secara melingkar searah jarum jam di sekeliling payudara, mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah tengah sampai ke puting susu sehingga terbentuk pola seperti obat nyamuk bakar. Tekan secara perlahan, rasakan setiap benjolan, pengerasan atau massa di bawah kulit.Description: periksa payudara SADARIDescription: sadari yang benar melingkar
12.  Gerakkan jari anda sedemikian rupa dengan pola gambar.Description: periksa payudara sadari

13.  Konsultasikan dengan dokter jika Anda menemukan:
·         Bejolan, pengerasan atau penebalan
·         Bengkak, kemerahan dan teraba hangat
·         Perubahan ukuran atau bentuk
·         Kerutan pada kulit (seperti kulit jeruk)
·         Gatal, bersisik sakit atau ruam pada puting susu
·         Puting payudara seperti tertarik (retraksi)
·         Tiba-tiba keluar cairan dari puting payudara
·         Rasa sakit pada payudara yang tidak kunjung sembuh

Sekian, Cara melakukan SADARI silahkan dipraktekkan secara rutin.