LANGKAH AWAL MENGGAPAI KESUKSESAN
![]() |
| Add caption |
Sukses adalah impian ataupun cita-cita semua orang. Begitu juga dengan
aku. Aku ingin sukses seperti halnya orang-orang yang sukses. Aku ingin sukses
seperti pak SBY, aku ingin sukses seperti dr.Antin Yohana,Mkes . Dengan
melaksanakan praktek lahan aku berharap itu adalah awal dari sebuah kesuksesan.
Tepat pada tanggal 21 mei 2012 semua mahasiswa tingkat 1 AKBID PEMKAB KUDUS
angkatan yang ke XIV tak ketinggalan dengan aku diterjunkan langsung kelahan
untuk melaksanakan praktek KDPK. Dengan pengetahuan yang masih minim karena
baru semester II, perasaan takut, tidak siap pun akhirnya menghinggap di benak
kami
Akupun merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan teman-teman.
Bayangan tentang RS pun selalu hadir dalam fikiran. Bahkan tidurkupun terjaga
karena bermimpi tentang praktek. Dan akhirnya siap atau tidak siap kami harus
menghadapi tantangan itu.
![]() |
Tempat yang akan dibuat praktek ada 9, diantaranya RSUD Kudus, RSI Sunan Kudus, RSUD kartini Jepara, RSUD Kelet Jepara, RSUD sunan kalijogo Demak, RSI NU Demak, RSUD Dr.Sutrasno Rembang, RSI rembang, RSUD Tugu Semarang, RSUD Kodya Semarang.
Aku bersama 8 lainnya mendapat tempat di RSI SUNAN KUDUS.
Rumah sakit ini dipimpin oleh direktur dr. H. farid noor, M.kes, wakil direktur
umum dr. Hj.Utari M.kes, dan wakil direktur pelayanan, dr. HJ. Antin Yohana,
M.kes. Pada hari senin tanggal 21 mei 2012 jam 08.30 kami bersama-sama dengan
menggunakan armada Akbid menuju ke RSI SUNAN KUDUS dengan di antar pembimbing
Ibu Dian Rini H, S.siT. Perjalanan dari akbid sampai RSI SUNAN KUDUS kira-kira
30 menit.
Sesampainya di RS, kami langsung menuju ke kantor keperawatan
untuk diserahkan kepada pihak RS yang diwakili oleh Ibu Ida Yustiani,S.kep yang
berprofesi sebagai koordinator diklat RSI sunan kudus. Sekitar jam 09.00 kami
melakukan pre test dengan soal yang sudah disediakan oleh pihak RS. Setelah pre
test selesai kami diberi bimbingan terlebih dahulu. Disini kami dibagi menjadi
2 kelompok. Kelompok pertama di tempatkan di ruang ABU BAKAR AS-SHIDIQ,
sedangkan kelompok 2 ditempatkan di ruang ALI IBNU ABI THOLIB. Setelah 2 minggu
berjalan kami akan bergantian tempat yang dari ruang Abu pindah ke ruang Ali,
yang dari ruang Ali pindah ke ruang Abu.
Pertama kali aku mendapat ruang ALI IBNU ABI THOLIB. Sebelum
kami melakukan praktek di ruang Ali terlebih dulu kami berorientasi dengan
bimbingan Ibu Susilowati yang berprofesi sebagai CI di ruang Ali. Hari pertama
praktek rasanya pengen pulang terus. Tak henti-hentinya aku pandangi jam. Dalam hati aku berkata “ kenapa
jarum jam ini tidak berputar cepat ? ”. aku mengira hanya aku saja yang
mengalami perasaan seperti ini,tapi ternyata semua temen-temen juga merasakan
hal yang sama. Akupun tidak tahu apa yang harus aku lakukan disitu. Perasaan
takut, sungkan, gelisah, bercampur jadi satu. Setelah sekian lama hanya berdiri
akhirnya ada perawat yang melakukan tindakan memberikan nutrisi melalui pipa
lambung (nasogatric tube) pada Tn.J. Akupun mengikuti perawat itu, aku ingin
melihat secara langsung bagaimana prakteknya? Karena selama ini aku hanya
mendapatkan teorinya saja. Itulah pasien pertamaku. Tn.J. Dengan diagnosis post
craniotomy. Praktek pertama membuat kesahatanku langsung down, mungkin itu
terjadi karena beban mental. Aku merasa kalau aku sudah tidak kuat lagi untuk
meneruskan praktek ini. Tapi aku ingat dengan tujuanku yaitu ingin sukses.
Akhirnya aku menelvon orang tua untuk memberikan dukungan. Akupun mendapat cerita
dari kakak-kakak yang tinggal satu kos denganku. Ternyata pengalaman praktek
pertama mereka lebih menegangkan, menyedihkan dari pada aku. Tapi mereka selalu
bersabar sebelum akhirnya menjadi orang sukses. Berorientasi dengan orang-orang
baru, dengan karakter yang berbeda-beda memang sulit. Berkat dukungan mereka
semua akhirnya aku bisa bertahan sampai akhir praktek KDPK. Satu hal yang belum
pernah aku temui di RS-RS lain adalah ketika para dokter visit untuk mengetahui
keadaan pasien mereka sering menggunakan sepeda mini dari ruang satu ke ruang
lainnya. Mungkin ini karena RS nya yang luas jadi agar lebih cepat mereka
menggunakan sepeda mini. Hemmm....lucu juga ya.
Emmm apalagi yaa.....ini aja deh ceritanya, pokoknya intinya
itu praktek pertamaku sangat menegangkan, tidak enak, pengen nangis terus,
pengen cepat-cepat selesai dan pulang. Tapi ini tidak berlangsung lama, ketika
menggu pertama terlewati akhirnya aku bisa berorientasi dengan lingkungan baru.
Yang terpenting adalah selalu berusaha menjadi yang terbaik dan
fighting !!!
ini
ceritaku mana ceritamu?????
kikikiki
kikikiki



Tidak ada komentar:
Posting Komentar